Star Laboratories
Daun Nilam
Daun Nilam
Dalam perdagangan internasional, minyak nilam dikenal dengan nama patchouli oil (berasal dari bahasa Tamil patchai (hijau) dan ellai (daun), karena minyak disuling dari daunnya). Aroma minyak nilam dikenal 'berat' dan 'kuat' dan telah digunakan selama berabad-abad sebagai wewangian (parfum) dan bahan dupa atau kemenyan pada tradisi timur. Harga minyak nilam termasuk yang tertinggi bila dibandingkan dengan minyak atsiri lainnya.
Wikipedia mengatakan: Nilam [catatan 1] (/pəˈtʃuːli/; Pogostemon cablin), dari Tamil paccuḷi,[1] adalah spesies tanaman dari famili Lamiaceae, umumnya disebut famili "mint" atau "deadnettle". Tanaman ini tumbuh sebagai herbal tahunan bersemak, dengan batang tegak setinggi sekitar 75 sentimeter (2,5 kaki) dan menghasilkan bunga kecil berwarna merah muda-putih pucat. Tanaman ini berasal dari daerah tropis Asia.[kutipan diperlukan] Tanaman ini memiliki banyak kegunaan komersial dan sekarang banyak dibudidayakan di Cina, Indonesia, Jepang, Kamboja, Myanmar, India, Maladewa, Malaysia, Mauritius, Seychelles, Madagaskar, Taiwan, Pakistan, Filipina, Thailand, Vietnam, Amerika Selatan dan Karibia. Indonesia saat ini menghasilkan lebih dari 90% volume global minyak Nilam (~1.600 metrik ton)
Parfum[sunting]
Nilam digunakan secara luas dalam industri parfum modern,[10] oleh individu yang membuat wewangian sendiri[11] dan dalam produk industri modern beraroma seperti tisu, deterjen cucian, dan penyegar udara. Dua komponen penting dari minyak atsiri adalah patchoulol dan norpatchoulenol.[11] Beberapa kualitas dan varian tertinggi Minyak Nilam diproduksi oleh Van Aroma, produsen terkenal di Indonesia.
Pengusir serangga[sunting]
Sebuah studi menunjukkan bahwa minyak nilam dapat berfungsi sebagai pengusir serangga serbaguna.[12] Lebih khusus lagi, tanaman nilam diklaim sebagai penolak ampuh terhadap rayap tanah Formosa.[13]
Dupa[sunting]
Nilam adalah bahan penting dalam dupa Asia Timur. Baik minyak nilam maupun dupa mengalami lonjakan popularitas pada tahun 1960-an dan 1970-an di AS dan Eropa, terutama sebagai hasil dari gerakan hippie pada dekade tersebut.[14]
Kuliner[sunting]
Daun nilam telah digunakan untuk membuat teh herbal. Dalam beberapa budaya, daun nilam dimakan sebagai sayuran atau digunakan sebagai bumbu. Ada juga beberapa obat herbal, baik di Indonesia maupun di Cina (TCM) yang menyertakan daun nilam kering dan bubuk sebagai salah satu bahan utama.
Mainan[sunting]
Pada tahun 1985 Mattel menggunakan minyak nilam dalam plastik yang digunakan untuk memproduksi action figure Stinkor dalam lini mainan Masters of the Universe.[15]

Gambar dengan teks
Pasangkan teks dengan gambar untuk fokus pada produk, koleksi, atau postingan blog pilihan Anda. Tambahkan detail tentang ketersediaan, gaya, atau bahkan berikan ulasan.